Evolusi Web

Apa itu Web? Apa kalian mengerti perkembangan web mulai dari Web 1.0, Web 2.0 hingga Web 3.0? Kalau tidak, akan dijelaskan apa saja perkembangan web dari Web 1.0, Web 2.0 hingga Web 3.0.
Sudah tahukah anda apa itu Web Semantik? Apa perbedaanya dengan Web Sosial? Akan dijelaskan juga dibawah.
Web adalah Word Wide Web (www) atau lebih dikenal dengan sebutan web merupakan dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui http, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari web tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar yang dapat diakses dengan menggunakan internet.
Web 1.0
Generasi pertama dari website di internet. Pada tipe ini pengunjung hanya bisa mencari (searching) dan melihat-lihat (browsing) data informasi yang ada di web. Jadi web tipe ini terlihat seperti papan pengumuman di dunia maya.Dalam hal ini pengunjung tidak ada proses input data ke website.
Web 2.0
Era pengembangan web kedua (Web 2.0) di mana pengunjung mulai dapat melakukan interaksi dengan diatur oleh sistem yang ada pada web. Web 2.0 sendiri merupakan sebuah istilah yang pertama kali dipopulerkan pada konferensi Web 2.0 pertama di tahun 2004.
Web 2.0 memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa.

Web 3.0
Lambat laun kebiasaan dan kebutuhan orang di dunia maya selalu berubah dan bertambah. Hal ini juga sejalan dengan semakin cepatnya akses internet broadband dan teknologi komputer yang semakin canggih. Jika pada telekomunikasi sudah mulai terdengar isu era 4G, begitu juga yang terjadi pada dunia website yang juga memunculkan isu akan segera hadirnya era baru yaitu Web 3.0. Teknologi web generasi ketiga ini merupakan perkembangan lebih maju dari Web 2.0 dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata. Web 3.0 memiliki ciri seperti suggest, happen dan provide.
Jadi, disini web seolah-olah sudah seperti asisten pribadi kita. Web mulai mengerti kebutuhan kita dengan bisa memberi saran atau nasehat kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan teknologi 3D animasi, kita bisa membuat profil avatar yang sesuai dengan karakter, kemudian melakukan aktivitas di dunia maya seperti layaknya di dunia nyata. Kita bisa berjalan-jalan, pergi ke mall, bercakap-cakap dengan teman yang lain. Ya, Web 3.0 adalah dunia virtual kita.
Web Semantic

Sering disebut bahwa Web 3.0 mengarah ke semantic web. Istilah semantic web sendiri merupakan pengembangan web dimana konten web ditampilkan tidak hanya dalam format bahasa manusia (natural language), tetapi juga dalam format yang dapat dibaca dan digunakan oleh mesin (baca: software).
Semantic web akan memiliki informasi yang dimengerti oleh web itu sendiri, yang katakanlah memiliki kecerdasan buatan hingga mampu menemukan dan mengintegrasikan informasi dari si pencari (pengguna) dengan mudah. Dengan demikian si semantic web itu sendiri dapat diinstruksikan untuk mengambil informasi sesuai dengan kriteria tertentu dari si pengguna.
Dapat disimpulkan untuk mewujudkan Web 3.0, maka harus didukung oleh teknologi yang mengintegrasikan informasi serta memiliki kemampuan interaksi dari web yang terpisah, secara aplikasi dan juga penyimpanan datanya. Interaksi tidak hanya terjadi antara pengunjung web saja, tetapi juga diantara website itu sendiri.
Referensi :
[1] https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-web-semantik-atau-semantic-web/15052
[2] http://edel.staff.unja.ac.id/blog/artikel/Pengertian-Web.html
[3]http://edel.staff.unja.ac.id/blog/artikel/Pengertian-Web.html